Scatter Pink

Scatter Hitam

rokokbet

BET4D

scatter hitam

SCATTER PINK

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Slot Gacor

Judi Togel Online

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Bet4D

Login Bet4D

Login Bet4D

Masuk Bet4D

Masuk Bet4D

Link Bet4D

Daftar Bet4D

Shiowla

shiowla

situs slot gacor

SHIOWLA

Situs Slot thailand

slot thailand

Situs toto togel

Agen Togel Online

situs toto togel

situs bandar togel terpercaya

bandar toto macau

bandar togel terpercaya

shiowla

Situs Togel Online

togel dan slot online

agen togel terpercaya

bandar togel online

Agen Togel Online

shiowla

SHIOWLA

Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot Rokokslot

MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Anak Asal Sumbar yang Dibuang Muncikari di Tol Ancol

MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Anak Asal Sumbar yang Dibuang Muncikari di Tol Ancol

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak kasus anak perempuan 14 tahun asal Sumatera Barat (Sumbar) yang dibuang oleh ‘Mami’ muncikari di Tol Ancol, Jakarta Utara segera diusut sampai tuntas.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengatakan, meski korban sudah berada dalam pengawasan dinas sosial, polisi tidak boleh menghentikan upaya membongkar masalah prostitusi dan perdagangan manusia ini. “Karena apa yang mereka lakukan benar-benar merupakan perbuatan yang sangat-sangat biadab dan tidak mengenal rasa perikemanusiaan,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu, 24 Februari 2024.

MUI minta kepolisian untuk menangkap dan membongkar kasus ini secepatnya sampai ke akar-akarnya. Sebab, semua praktek yang mempekerjakan perempuan sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) masuk ke dalam tindak pidana perdagangan orang.

Pelaku yang terlibat dalam kasus ini agar diproses secepatnya dan segera dilimpahkan ke kejaksaan agar diadili dan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. “Apa yang mereka lakukan tersebut sudah jelas-jelas menjatuhkan harkat dan martabat manusia,” ujarnya.

Anwar Abbas menilai perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai dari ajaran agama dan amanat dari konstitusi yang harus dijunjung tinggi secara bersama-sama.

Sebelumnya, Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara menampung anak perempuan berusia 14 tahun asal Sumatera Barat yang terlantar di Jakarta.

“Ini tindak lanjut laporan masyarakat perihal penemuan anak cahaya (14) yang ditemukan di dekat jalan tol Ancol,” kata petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Utara Nawawi Fathurahman dilansir dari Antara, Rabu, 21 Februari 2024.

Ia mengatakan anak ini ditemukan seorang ibu penjual kopi dan sempat dirawat selama 20 hari di rumahnya dan saat ini diserahkan kepada petugas.

“Ibu itu mengatakan anak ini dibawa bersama 59 anak yang semuanya anak di bawah umur. Anak ini dibuang oleh penjaganya di jalan tol tersebut dan meminta bantuan kepada penjual kopi tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan anak ini akan dibawa ke Panti Sosial milik Pemprov DKI Jakarta. “Dia akan dibina dan diberi perawatan dan sebagainya. Jadi lebih baik,” kata dia.

Menurut dia anak ini belum bisa diajak komunikasi karena masih banyak tekanan dan rasa ketakutannya luar biasa.

Ia menilai ini ada dugaan kasus perdagangan orang karena pengakuannya ada 59 perempuan bawah umur yang di bawa dari Padang.

Wanita yang menemukan anak itu, Wahati (50) mengatakan dirinya sedang berjualan di Ancol Timur dan anak ini meminta perlindungan kepada dirinya.”Anak ini ikut saya pulang dan tinggal di rumah selama 20 hari ini,” kata dia.

Ia mengatakan anak ini dibohongi teman yang menjanjikan pekerjaan tapi nyatanya bohong. “Ikut mami katanya. Ada 59 anak perempuan muda yang ikut bersama dirinya,” kata dia.

Ia mengatakan saat ditemukan anak ini dalam kondisi sedih di kolong tol. “Ia mengaku tinggal di kawasan Carocok Sumatera Barat,” kata dia.

Related Keyword:

Bet4d

Bet4d

Bet4d

Bet4d

Bet4d

Bet4d

Link agen togel

agen togel resmi

agen togel

agen togel

situs toto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *